emmppp , kayaknya membicarakan masalah sosial seperti tidak pernah ada habisnya yah rekan-rekan ? hehe . masalah demi masalah selalu timbul seiring berjalannya waktu hehe (namanya juga kehidupan yh) ..
oke langsung saja , postingan kali ini akan membahas tentang upaya pencegahan penyimpangan sosial . namun sebelum membahas terlalu jauh , pasti rekan-rekan sudah pada tau kan apa arti penyimpangan sosial ? ? ? .
penyimpangan sosial yaitu kegiatan yang dilakukan atau perilaku seseorang yang berlawanan dengan norma-norma dalam masyarakat . contohnya : perjudian , narkoba , free sex dan masih banyak lagi yang lainnya ..
perilaku menyimpang juga bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun seluruh anggota masyarakat termasuk kita sebagai warga Indonesia yang baik ..
nah ada beberapa hal yang dilakukan untuk upaya pencegahan penyimpangan sosial antara lain dengan kontrol sosial . tujuan kontrol sosial adalah untuk mengendalikan perilaku individu . kontrol sosial dapat dilakukan dengan tindakan sebagai berikut :
semoga bermanfaat , mohon maaf apabila terdapat banyak kesalahan .
bila ada yang ingin menambahkan kritik dan saran , bisa langsung disampaikan kepada penulis .
terima kasih atas ketersediaan membacanya .
oke langsung saja , postingan kali ini akan membahas tentang upaya pencegahan penyimpangan sosial . namun sebelum membahas terlalu jauh , pasti rekan-rekan sudah pada tau kan apa arti penyimpangan sosial ? ? ? .
penyimpangan sosial yaitu kegiatan yang dilakukan atau perilaku seseorang yang berlawanan dengan norma-norma dalam masyarakat . contohnya : perjudian , narkoba , free sex dan masih banyak lagi yang lainnya ..
perilaku menyimpang juga bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah namun seluruh anggota masyarakat termasuk kita sebagai warga Indonesia yang baik ..
nah ada beberapa hal yang dilakukan untuk upaya pencegahan penyimpangan sosial antara lain dengan kontrol sosial . tujuan kontrol sosial adalah untuk mengendalikan perilaku individu . kontrol sosial dapat dilakukan dengan tindakan sebagai berikut :
- kasih sayang ( attachement ) . kasih sayang menjadi sumber kekuatan utama yang muncul dari hasil sosialisasinya didalam keluarga .
- tanggung jawab ( commitment ) . tanggung jawab yang kuat pada aturan dapat memberikan kesadaran tentang masa depan . bentuk komitmen ini antara lain dengan adanya kesadaran bahwa masa depan dengan perilaku menyimpang akan suram .
- partisipasi ( involvement ) . dengan munculnya kesadaran mengakibatkan individu terdorong berperilaku partisipatif dan terlibat dalam ketentuan yang telah ditetapkan oleh masyarakat . keterlibatan seseorang tersebut akan mengurangi peluang seseorang untuk melakukan pelanggaran hukum .
- kepercayaan ( believe ) . kepercayaan terhadap norma-norma dan aturan sosial dalam masyarakat yang telah tertanam kuat pada diri seseorang berarti kepatuhan masyarakat terhadap peraturan itu pun akan semakin kuat juga .
- sangsi fisik . merupakan sangsi yang ditujukan kepada pelaku penyimpangan sosial yang berbentuk fisik , misalnya : dipenjara , dicambuk atau diikat .
- sangsi psikologis . merupakan sangsi kepada pelaku penyimpangan yang bersifat kejiwaan dan mengenai perasaan , misalnya : pencopotan pangkat dalam suatau upacara resmi .
- sangsi ekonomis . merupakan sangsi yang ditujukan kepada pelaku penyimpangan dengan cara membayar sejumlah denda (biasanya berbentuk uang) , misalnya : seseorang yang korupsi diharuskan menggganti uang yang dikorupsi sebesar 2 kali lipat atau lebih .
semoga bermanfaat , mohon maaf apabila terdapat banyak kesalahan .
bila ada yang ingin menambahkan kritik dan saran , bisa langsung disampaikan kepada penulis .
terima kasih atas ketersediaan membacanya .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar